Thursday, July 12, 2012

curcol :: bos baru ::

Sekian lama ngilang, akhirnya gw ada waktu untuk nulis lagi.
Sebenernya kalo waktu sih selalu ada, tapi dipake buat apa, itu pertanyaan yang lebih tepat mungkin yah.

Ow yah, kadang kalo ngecek stats blog personal ini, gw suka heran . . . koq ada orang yang bisa kesasar pada saat googling ke blog ini.
Padahal isinya so random, dan harusnya blog ini lebih ke curcol pribadi.
Tapi gapapa deh, toh gw juga gak banyak cerita aneh-aneh (dan kalo ada, biasanya keep it anonymous : )

Sekarang gw mau cerita judulnya : Bos baru

Iyah kan gw emang per bulan Mei kemaren dapet kerjaan baru dan pindah propinsi jadinya.
Kerjaan ini emang salahsatu my dream come true, bidangnya gw suka : maternal and child health.  Ada field trip-nya disamping kunjungan ke rumah sakit, puskesmas, dan kantor dinkes dkk.
Juga banyak kesempatan untuk interaksi dengan orang-orang, baik di dunia klinis, pemerintahan atau juga dari kelas sosial laen. Pokonya as a people person, gw merasa this is where I should be.

Tapi seperti layaknya sebuah cerita sinetron, gak akan rame kalo gak ada tokoh antagonis.
Kali ini tokoh antagonis dalam lakon kerjaan gw adalah .... bos gw.

Sebenernya beliau orangnya baik sih (kalo kenal sekilas), suka bercanda, ngomongnya juga manis dan sopan. Tapiiiiiiiiii . . . . . setelah kenal beberapa saat (cukup 2 bulan kalo kasus gw) akhirnya ketauan juga adatnya.

Kita sebut aja namanya Mr. H (bahkan inisial-nya pun gw ganti demi kerahasiaan identitas!)
yang bikin gw makan ati adalah, sangat susah menginterpretasikan apa mau-nya.
Kadang dia bikin sebuah pertanyaan, yang harus diartinya pernyataan.
Lalu pertanyaan itu tidak boleh ditolak dengan kata 'tidak' artinya kalo dia nyuruh mesti dikerjain (walaupun gak sesuai dengan kata hati gw).
Dan kalo gak dikerjain nanti dia 'pundung' alias ngambek.

Kadang ngambek-nya karena hal-hal sepele, yang menurut gw sih gak penting ya.
Contohnya: minta tanda tangan harus sendiri, gak boleh diwakilkan (atau nitip) ke orang lain (orang admin).

Dibandingkan bos gw dulu di Unit penelitian (maklum orang Belanda) yang easy going dan nyantai banget, bos baru ini bener-bener ribet.
Tapi karena Mr. H sering 'ngambekan' akhirnya gw juga gak menanggapi dengan serius.

Trus dibelakang dia, orang-orang juga pada ngomongin.
Ngomongin kelakukan dia yang musti selalu kita mengerti, karena memang seperti itulah dia.

Hmmmm. . . . . orang sperti itu selalu bikin gw reflektif.

Kalo nanti suatu saat gw jadi pemimpin, bakal jadi pemimpin seperti itukah ?

Di mana orang-orang merasa kehadiran gw mengancam bukan menenangkan.

Dan di mana ketidakhadiran gw malah disukai oleh orang sekantor ?

Seperti contohnya pagi ini, tiba-tiba aja dapet telpon dari Mr. H yang menanyakan kenapa gw gak hadir di acara asesmen, tanpa mendengarkan penjelasan gw terlebih dahulu kalo hari ini gw sakit dan minta ijin untuk home office.

Sebenernya dari kemaren udah gw urus dan ijin ke orang laen kalo bakal gak masuk karena ngerjain kerjaan kantor, tapi teteup aja dia merasa 'dilewati' sebagai supervisor langsung.

Padahal dari minggu kemaren (atau lebih tepatnya 2 minggu kemaren) gw terus menerus kerja, even on weekend! sampe akhirnya tepar juga hari Rabu karena overworked sampe sore/ malem.

And how bout that?

Orang seperti Mr. H itu seperti selalu ingin dimengerti, tapi tidak mencoba untuk mengerti orang lain.

It's only 2 months tapi rasanya gw sudah mulai bikin plan untuk dipindahtugaskan ke provinsi lain.
Despite I love my job and what I'm doing here!

Tuesday, June 19, 2012

I want a baby!

Gara-gara banyak kunjungan ke Rumah Sakit terutama ke ruangan bayi, jadinya gw jadi ngebet pengen punya bayi juga !

I want a baby, cause it's one of the miracle of life and love.

It's amazing how baby just made from only two cells.

I am so ready (now) to become a mother, just need to figure out which guy who suppose to be my other half.







Saturday, April 28, 2012

Doa - Chairil Anwar

Rasanya gw bukan termasuk golongan orang puitis,
lebih ke realistis dan sarkastis :)
Tapi hari ini jiwa nasionalis yang lebih mendominasi,
jadilah muncul postingan ini.

Yang mengingatkan, bahwa rakyat kita [pernah] punya seseorang seperti Chairil Anwar.

Dan wajib dikenang, dimana Super Junior [fyi, boyband asal Korea] menginvasi anak-anak muda kita, semoga langkah beliau tidak pernah pudar.

DOA

kepada pemeluk teguh

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu

Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku

aku mengembara di negeri asing

Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling

13 November 1943 

Sumber dicopas dari http://chairil-anwar.blogspot.com/

Saturday, February 25, 2012

it was almost :(

Awal minggu kemaren baru aja dapet kabar yang gak terlalu menggembirakan.

Ternyata hasil tes untuk seleksi JPO itu gak lulus :(
Jadi untuk sementara impian untuk berangkat ke HQ Geneva harus ditunda dulu . . . *hiks*

Sempet menganalisa juga, emangnya hasil tes kemaren gak bagus?
Perasaan semua soal berhasil dijawab (walaupun soal terakhir gak berhasil dielaborasi lagi karena waktunya mepet) dan jawabannya juga relevan sesuai konteks.
Tapi yah, namanya juga posisi JPO yang saingannya worldwide.

Kali juga belom jodohnya. Teteup aja tapi sedikit sedih dan kecewa (ternyata gw masih manusia biasa yang bisa sedih dan kecewa saat gagal).

Gara-gara dapet kabar dari WHO itu jadinya langsung gak semangat untuk baca-baca artikel soal MCH lagi. Atau latihan parlez francaise.

Jadinya mulai masuk-masukin beberapa aplikasi lagi deh ke CHAI, MdM, ARC, dan intl NGOs lainnya.

World, I am so ready for you.
Would you ready for me?

Sunday, February 19, 2012

I miss Italia and him

Koq gw kangen yah . . .

Kangen jalan-jalan ke tempat baru.

Dan kangen juga sama Italia.

Dari sekian banyak tempat yang gw singgahi selama di Eropa rasanya paling kangen sama Italia.

Mungkin karena ada dia juga disitu.


MB
I have so much feeling for him,
and I don't know whether I should keep it or just throw it away

:'(