Beberapa minggu sebelum gw berangkat ke Prancis untuk pacaran, Iki ngajakin ketemuan di Jakarta.
Iki nih temen gw semasa waktu jadi dokter muda, karena nasib mempertemukan kita di dalam 1 kelompok ko-ass di tahun pertama.
Pas pindah ke tahun kedua, ternyata banyak anak-anak di kelompok yang gak lulus ujian 1 atau lebih bagian. Cuman tiga orang waktu itu yang berhasil lulus tanpa harus ngulang ujian bagian.
Salah dua-nya adalah Iki dan gw.
Karena demikian lah, makanya tahun kedua jadinya gw satu kelompok lagi sama Iki.
Bikin satu kelompok terus dalam waktu 2 tahun (dan sering jaga bareng) bikin kita tau sifat masing-masing. Gw menghindari memakai kata 'dekat' karena hubungan kita lebih seringnya dia 'menghina-hina' gw walaupun gw tau anaknya baek.
Hinaan yang dia berikan enggak eksklusif untuk gw seorang, tapi merata ke semua anggota di kelompok. Jadi gak usah terlalu diambil pusing.
Anyway, salahsatu hinaan yang dia kasi ke gw waktu itu adalah 'Cina perahu'.
Kenapa dia panggil gw 'Cina perahu' karena menurut dia orang cina itu biasanya kaya dan mentereng.
Sedangkan keadaan gw waktu itu masih susah secara ekonomi, jadi gw sering nebeng orang (demi menghemat ongkos dan energi). Gw juga suka menghemat pengeluaran dengan jarang beli minum (akhirnya kalo ada yang beli teh botol, gw minta aja nyeruput ke orang itu... hehe).
Salahsatu yang paling sering gw mintain minum adalah Iki tentunya, karena kita sering kabur bareng ke kantin.
Dan sampe sekarang dia suka mengingat gw akan hal itu, 'tukang minta teh botol' ... hahahaha...
Setelah belakangan, dia suka panggil gw 'Cica' alias cina cantik.
Soalnya semakin ke belakang dia tau bahwa dibalik keadaan gw yang susah ekonomi dan pelit (waktu itu) ternyata ada sifat setia kawan, kerja keras, gak males, jujur, suka belain temen.
Ohya, jaman dulu padahal gw gak secantik sekarang tentunya.
Boro-boro punya waktu untuk masker, perawatan tubuh, rutin pake krem muka dst. Karena kalau ada waktu nyantai pasti gw pake tidur !
Yah tidur emang aktivitas berharga masa ko-ass, terlebih kalo punya jadwal jaga padat.
Kembali ke pertemuan gw di Jakarta dengan Iki, berhubung dia baru nyampe di Gambir- jadi gw suruh dia dateng aja ke apartemen skalian ngajak makan di warung deket situ.
Warungnya emang enak-enak menunya dan pas sebelah apartemen, jadi bisa skalian sebelom dia balik ke kosnya di deket RS Harapan Kita.
Iki udah nikah beberapa taun yang lalu (gw & temen-temen dateng ke nikahannya yang jor-joran itu) dan sekarang udah punya bocah cowo yang unyu-unyu.
Dia ngasi liat foto-foto anaknya dari hp. Trus cerita banyak kalo kehidupan per-bapak-an tuh amazing banget.
Dari dulu Iki emang punya pacar terus, dan ganti-ganti melulu.
Bikin dia merasa kegantengan juga, karena pacar2nya (dan sekarang istrinya) biasanya emang cantik-cantik.
Sedang gw, dari dulu jomblo. Karena gw picky juga males pacaran, buang-buang waktu aja (dulu...)
Giliran gw cerita, gw bilang kalo sekarang punya pacar cowo Prancis (saat dia ngunjungin gw di Jkt) dan mau berangkat untuk ketemu temen + keluarganya.
Dia langsung bilang, " Keren euy, elu sekarang bisa punya pacar cowo Prancis ternyata !"
(Padahal menurut gw sih gak keren, lah kenalannya aja di Bromo. Bukan waktu gw studi di Eropa malah)
Berhubung Iki lagi sekolah dan gw yang udah dapet gaji (walaupun mertuanya Iki tajir banget) jadinya gw yang bayarin semua dinner kita. Lagian murah ini, kantin langganan juga.
Iki langsung laporan gitu sama istrinya, " Sekarang dia udah bisa beli minum sendiri, gak minta teh botol lagi. Ini juga makan dibayarin dia! "
Kurang asemmmm....
Trus kita cerita-cerita, tentang keinginan dan harapan jaman masi culun pas ko-as.
(Ya kalo jaga bareng lagi gak ada pasien kan jadi sering cerita-cerita gak jelas).
Iki bilang kalo sepertinya gw udah berhasil mewujudkan apa yang gw pengen, karena dulu kan gw pengennya traveling setelah lulus dan bisa cari duit.
Bahkan gw sendiri gak inget pernah ngomong gitu ke dia !
Indeed, dari jaman dulu gw emang gak terlalu tertarik dengan menikah, berkeluarga dan punya anak cepet (di usia muda).
Simply because I love traveling so much.
Bahkan gw berpikir, nanti kalo dapet partner yang sama-sama suka traveling dan kita menikah, anak-anak juga mau diajak traveling sedini mungkin.
Dulu sempat gw punya pendapat, kalau traveling yang gw inginkan adalah setelah punya duit banyak.
Ternyata traveling semakin murah dan mudah akhir-akhir ini, jadi ternyata pendapat itu salah.
Waktu gw traveling pertama kali ke luar negri di tahun 2009 pun, duit di rekening masih pas-pasan.
But I was so eager to explore another side of this continent... dan pulang dengan hampir semua dana terkuras di tabungan gw. What a sweet life : )
So far, 114 cities and 24 countries (yang kehitung) and hopefully it goes on and on..
Ketemu teman lama emang bikin kita jadi mengingat mimpi-mimpi yang pernah kita ucapkan dulu.
And I'm glad I made most of it these days ...
Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts
Sunday, October 27, 2013
Tuesday, October 08, 2013
.:. pengarang yang buruk .:.
Pengarang yang buruk
Kalau ada dua tipe penulis/pengarang, maka saya termasuk penulis/pengarang yang buruk.
Pengarang yang baik menurut saya, adalah seseorang yang bisa menulis sesuatu dengan indah. Misalnya menggambarkan suatu peristiwa atau tempat jadi semirip mungkin dengan pengalamannya. Orang-orang yang membaca jadi merasa berada di tempat yang sama, atau merasakan pengalaman yang dialaminya.
Pengarang yang baik juga bisa membangkitkan rasa.
Iya paling penting itu kayanya.
Membangkitkan rasa dalam diri manusia, entah itu positif seperti kegembiraan dan jatuh cinta atau emosi lainnya seperti kesedihan atau perasaan takut, lewat tulisannya.
Bisa dibilang saya pengarang yang buruk, soalnya apa yang saya tulisan memang bukan ditujukan untuk penulis. Tapi untuk diri sendiri.
Ya saya menulis karena ingin.
Itu sebabnya banyak banget tulisan yang gak selesai, karena memang dibuat untuk mencurahkan hati aja.
Tanpa tujuan, tanpa mesti ada kesimpulan.
Dengan harapan para pembaca gak akan keberatan.
Karena toh tidak ada yang membaca juga …. hahaha…
Tapi ada 1 tipe lagi yang paling luar biasa.
Yaitu pengarang yang bisa membangkitkan jiwa pengarang dalam dalam diri orang lain (terutama pengarang pemalas seperti saya : )
Namanya adalah Paulo Coelho.
Entah kenapa, setiap baca tulisan dia, rasanya ada suatu rasa yang berteriak dalam diri : untuk dicurahkan dalam bentuk tulisan.
Walaupun gak ada yang penting untuk disampaikan… tapi ya, dia berhasil memaksa rupanya.
So, inilah sebuah tulisan pada suatu malam Selasa yang indah.
:.: . .:. . :.: . .:. . :.: . .:. . :.: . .:. . :.: . .:. . :.: . .:. . :.: . .:. . :.:
Hidup itu emang aneh.
Aneh karena, seperti kata nenek (atau orang yang lebih tua bilang) kadang kita ada di atas, kadang kita ada di bawah.
Aneh juga, karena kadang kita berusaha mengejar sesuatu tapi gak berhasil dapet pada akhirnya.
Eh saat kita cuman duduk diem berdoa taunya ada yang nawarin kerjaan.
Hari ini saya mulai dengan bersih-bersih kamar dan rumah.
Terkumpullah beberapa barang yang bisa diberikan ke tukang pemulung, salah satunya tas selempang Zara yang udah jarang dipakai.
Ya sebetulnya agak berat untuk melepas tas Zara ini, walaupun bentuk fisiknya udah gak menarik karena kulitnya terkelupas sana sini (dan umurnya tua) tapi benda ini punya banyak nilai historis. Karena dibeli di Genova, Italia- dimana dipakai pertama kali saat dating sama cowo Italia pujaan hati (saat itu).
Anyway, setelah dipikir ulang, mungkin udah saat melepas tas itu (dan juga kenangan yang menyertainya).
Keberuntungan itu didapat oleh tukang loak yang lewat jam 10an.
Tukang loak sebenernya ada banyak yang lewat depan rumah.
Shift pertama bisa lewat sebelum jam 7 pagi, lalu jam 8, kemudian 9.30, dan sangat jarang diatas jam 10. Biasanya malah tukang sampah yang seringnya lewat kalau udah siang.
Ajaibnya dan untungnya, si tukang loak ini lewat pas saat saya udah selesai beres-beres.
Maka berpindahtangan lah Zara di Genova ke tangan mang tukang loak.
Ini mengingatkan saya akan kesempatan yang banyak lewat depan mata dan kejelian untuk menangkap peluang tsb.
Sebulan setengah yang lalu, yang rasanya udah lama banget, karena dalam 45 hari aja saya udah melewati batas 5 negara - temen baik saya di HQ menawarkan kesempatan untuk bantu penelitian di bidang kesehatan reproduksi.
Topik yang kebetulan sangat menarik dan tentu aja saya bersedia untuk mencoba.
CV pun dikirim dan wawancara lewat Skype diadakan - antara tim di HQ Geneva dan dari sebuah rumah di Prancis Selatan.
Gak berapa lama, mereka bilang kalau tertarik untuk merekrut saya buat short term.
Kontrak pun ditandatangan beberapa hari setelah saya sampai di Indonesia pada pertengahan bulan September, sesuai dengan waktu yang saya minta.
Kehidupan saya saat ini bisa dibilang sangat aneh dan sedikit abnormal.
Tapi dalam artian yang bagus, tentunya.
Seberapa banyak orang bisa liburan ke Eropa dalam waktu 1 bulan setengah? Pulang liburan malah dapet kerjaan pula.
Seberapa banyak orang yang bisa kerja dari rumah, dengan waktu yang fleksibel, tapi dengan bayaran yang sama (bahkan lebih) kaya kerja full time kantoran?
Seperti mimpi.
Itu kadang yang saya rasakan.
Tahun ini begitu banyak dinamika dan mobilitas, membawa gak sedikit perubahan ke dalam hidup juga.
Januari di Kamboja dan Malaysia, Februari pindah ke Jakarta, Juli terbang ke Barcelona, Agustus di Prancis selatan, September di Yunani, transit Istanbul, dan acara di Bali, dan Oktober akhirnya kembali ke Bandung.
Semua tempat yang dikunjungi itu mengingatkan saya akan orang-orang yang ditemui dan menyisakan kenangan bersamanya, manis maupun pahit.
Malam ini, jikalau saya bisa menyimpan semuanya dalam dua kotak- maka kotak yang pahit akan saya buang ke tukang loak.
Segala sesuatu yang sudah tidak berguna, atau hanya menambah sesak ruangan memang seharusnya dipindahkan ke tempat lain.
Kotak yang manis, tentunya akan saya simpan.
Supaya suatu saat kalau perlu, bisa dibuka dan mengenang bahwa pernah ada sesuatu yang baik terjadi dalam kehidupan saya.
Bonne nuit et au revoir.
Kalau ada dua tipe penulis/pengarang, maka saya termasuk penulis/pengarang yang buruk.
Pengarang yang baik menurut saya, adalah seseorang yang bisa menulis sesuatu dengan indah. Misalnya menggambarkan suatu peristiwa atau tempat jadi semirip mungkin dengan pengalamannya. Orang-orang yang membaca jadi merasa berada di tempat yang sama, atau merasakan pengalaman yang dialaminya.
Pengarang yang baik juga bisa membangkitkan rasa.
Iya paling penting itu kayanya.
Membangkitkan rasa dalam diri manusia, entah itu positif seperti kegembiraan dan jatuh cinta atau emosi lainnya seperti kesedihan atau perasaan takut, lewat tulisannya.
Bisa dibilang saya pengarang yang buruk, soalnya apa yang saya tulisan memang bukan ditujukan untuk penulis. Tapi untuk diri sendiri.
Ya saya menulis karena ingin.
Itu sebabnya banyak banget tulisan yang gak selesai, karena memang dibuat untuk mencurahkan hati aja.
Tanpa tujuan, tanpa mesti ada kesimpulan.
Dengan harapan para pembaca gak akan keberatan.
Karena toh tidak ada yang membaca juga …. hahaha…
Tapi ada 1 tipe lagi yang paling luar biasa.
Yaitu pengarang yang bisa membangkitkan jiwa pengarang dalam dalam diri orang lain (terutama pengarang pemalas seperti saya : )
Namanya adalah Paulo Coelho.
Entah kenapa, setiap baca tulisan dia, rasanya ada suatu rasa yang berteriak dalam diri : untuk dicurahkan dalam bentuk tulisan.
Walaupun gak ada yang penting untuk disampaikan… tapi ya, dia berhasil memaksa rupanya.
So, inilah sebuah tulisan pada suatu malam Selasa yang indah.
:.: . .:. . :.: . .:. . :.: . .:. . :.: . .:. . :.: . .:. . :.: . .:. . :.: . .:. . :.:
Hidup itu emang aneh.
Aneh karena, seperti kata nenek (atau orang yang lebih tua bilang) kadang kita ada di atas, kadang kita ada di bawah.
Aneh juga, karena kadang kita berusaha mengejar sesuatu tapi gak berhasil dapet pada akhirnya.
Eh saat kita cuman duduk diem berdoa taunya ada yang nawarin kerjaan.
Hari ini saya mulai dengan bersih-bersih kamar dan rumah.
Terkumpullah beberapa barang yang bisa diberikan ke tukang pemulung, salah satunya tas selempang Zara yang udah jarang dipakai.
Ya sebetulnya agak berat untuk melepas tas Zara ini, walaupun bentuk fisiknya udah gak menarik karena kulitnya terkelupas sana sini (dan umurnya tua) tapi benda ini punya banyak nilai historis. Karena dibeli di Genova, Italia- dimana dipakai pertama kali saat dating sama cowo Italia pujaan hati (saat itu).
Anyway, setelah dipikir ulang, mungkin udah saat melepas tas itu (dan juga kenangan yang menyertainya).
Keberuntungan itu didapat oleh tukang loak yang lewat jam 10an.
Tukang loak sebenernya ada banyak yang lewat depan rumah.
Shift pertama bisa lewat sebelum jam 7 pagi, lalu jam 8, kemudian 9.30, dan sangat jarang diatas jam 10. Biasanya malah tukang sampah yang seringnya lewat kalau udah siang.
Ajaibnya dan untungnya, si tukang loak ini lewat pas saat saya udah selesai beres-beres.
Maka berpindahtangan lah Zara di Genova ke tangan mang tukang loak.
Ini mengingatkan saya akan kesempatan yang banyak lewat depan mata dan kejelian untuk menangkap peluang tsb.
Sebulan setengah yang lalu, yang rasanya udah lama banget, karena dalam 45 hari aja saya udah melewati batas 5 negara - temen baik saya di HQ menawarkan kesempatan untuk bantu penelitian di bidang kesehatan reproduksi.
Topik yang kebetulan sangat menarik dan tentu aja saya bersedia untuk mencoba.
CV pun dikirim dan wawancara lewat Skype diadakan - antara tim di HQ Geneva dan dari sebuah rumah di Prancis Selatan.
Gak berapa lama, mereka bilang kalau tertarik untuk merekrut saya buat short term.
Kontrak pun ditandatangan beberapa hari setelah saya sampai di Indonesia pada pertengahan bulan September, sesuai dengan waktu yang saya minta.
Kehidupan saya saat ini bisa dibilang sangat aneh dan sedikit abnormal.
Tapi dalam artian yang bagus, tentunya.
Seberapa banyak orang bisa liburan ke Eropa dalam waktu 1 bulan setengah? Pulang liburan malah dapet kerjaan pula.
Seberapa banyak orang yang bisa kerja dari rumah, dengan waktu yang fleksibel, tapi dengan bayaran yang sama (bahkan lebih) kaya kerja full time kantoran?
Seperti mimpi.
Itu kadang yang saya rasakan.
Tahun ini begitu banyak dinamika dan mobilitas, membawa gak sedikit perubahan ke dalam hidup juga.
Januari di Kamboja dan Malaysia, Februari pindah ke Jakarta, Juli terbang ke Barcelona, Agustus di Prancis selatan, September di Yunani, transit Istanbul, dan acara di Bali, dan Oktober akhirnya kembali ke Bandung.
Semua tempat yang dikunjungi itu mengingatkan saya akan orang-orang yang ditemui dan menyisakan kenangan bersamanya, manis maupun pahit.
Malam ini, jikalau saya bisa menyimpan semuanya dalam dua kotak- maka kotak yang pahit akan saya buang ke tukang loak.
Segala sesuatu yang sudah tidak berguna, atau hanya menambah sesak ruangan memang seharusnya dipindahkan ke tempat lain.
Kotak yang manis, tentunya akan saya simpan.
Supaya suatu saat kalau perlu, bisa dibuka dan mengenang bahwa pernah ada sesuatu yang baik terjadi dalam kehidupan saya.
Bonne nuit et au revoir.
Friday, December 30, 2011
New Year Old Resolution
Sampai juga di penghujung tahun 2011 tapi masih banyak resolusi yang tidak tercapai.
Tentu ada juga pencapaian yang lumayan signifikan, jadi harus kita apresiasi dulu. . .
seperti contohnya :
1. Berhasil menyelesaikan master program on time
2. Mengeksplor beberapa tempat baru yang indah di dunia ini
(mengurangi list 1000 Places you have to see before you died)
3. Ketemu cowo yang berhasil menyembuhkan gw dari ketakutan kalo semua cowo di dunia ini adalah bokep mania atau freak control atau overprotektif atau abusive (mentally if not physically) atau kombinasi dari daftar yang telah disebutkan.
Sebenernya gw gak takut untuk jadi single (untuk saat ini, bukan seumur hidup tentunya) tapi gw takut bersama orang yang salah.
Buat beberapa orang mungkin lebih baik sama siapa aja yang penting punya pasangan.
Tapi prinsip gw gak gitu, makanya deh mending milih-milih sekarang.
Lagian milih-milih lebih bagus daripada bilang mau tapi ternyata cuman dipake maen-maen atau not truth to your heart.
Gw juga gamau pacaran jadi bikin sakit ati orang laen, lebih baik gw sendiri tapi menjaga kemurnian hati daripada bilang iya di mulut tapi hatinya bicara yang laen.
Anyway, koq jadi bahas soal pacaran?!?
Ini kan mau ngomongin soal resolusi . . . .
Untuk resolusi tahun 2012 mendatang, gw kepingin :
1. Membangun bisnis sendiri,
karena gw sudah tau gimana rasanya jadi Employee dan Self-employed makanya gw mengambil peluang untuk mencari kebebasan financial.
Kalau engga dalam waktu 3 tahun, mungkin 5 tahun lagi, tapi yang pasti it's on the way.
2. Membangun karir di dunia internasional
Karena sekarang gw udah punya sertifikasi master international health, jadi sepertinya bisa dimulai cari pengalaman kerja di kancah internasional *ciehcieh*
Bisa di Asia, Afrika, atau negara maju (tapi mereka least priority)
3. Mencari calon suami
Kenapa gw taruh dalam prioritas ketiga, karena rasanya ini sedikit diluar kontrol gw.
Walaupun ada orang yang gw suka tapi kan gak bisa juga maksa suruh dia kawinin gw :)
Membangun bisnis gw bisa belajar caranya, juga untuk membangun karir masih bisa kirim CV ke NGOs, tapi mencari calon suami . . . . hmmm. . . sedikit abstrak rasanya, kecuali kalo ngoyo banget bisa tuh daptar situs-situs pencarian jodoh.
Tapi gw juga udah minta ke Tuhan koq, jadi gimana Tuhan aja deh, pasti Dia tau yang terbaik juga buat anak-anakNya kan.
Apalagi kalau denger pengalaman temen-temen gw yang udah menikah juga gak semuanya jadi lebih bahagia, jadi. . . belajar dari pengalaman orang, lebih baik percaya pada rencana Tuhan aja.
(Bukan maksud gw untuk ngasi kotbah minggu loh)
Ini termasuk old resolution gw, tapi rasanya gw gak pesimis dengan tahun mendatang. . .
Karena tahun 2010-2011 gw belajar banyak tentang bagaimana membangun (atau mempertahankan) sebuah hubungan.
It might not the easiest thing on earth, as we sometimes take it for granted.
Seberapa banyak dari kita tidak menghargai pasangan kita, karena dia selalu ada di samping kita.
Tapi kalo dia tiba-tiba menghilang atau gak ada, baru kerasa deh betapa berharganya dia.
Juga belajar tentang tau apa sih yang sebenernya kita mau dari pasangan kita.
Lucu deh, gw disadarkan melalui banyak hal.
Bulan lalu gw kedatengan tamu CS dari Belgia, namanya kita sebut aja si F.
Kita ngobrol banyak hal yang gak penting di dunia ini (kalo yang penting itu bagiannya MetroTV) lalu dia nanya gini ke gw, salahsatu pertanyaan penting dalam hidup, bernilai 500 juta IDR, pertanyaannya :
And I really have to think hard only to answer such simple question!
Dan kata si F, gak boleh milih dua-duanya, cuman salahsatu.
Akhirnya gw memilih jawab: Lover.
Karena menurut gw, kalau kita mengharapkan pasangan kita jadi bestfriend, nanti kita akan kecewa kalau ternyata dia gak bisa nemenin jalan-jalan.
Terus terang gw kesian kalo liat cowo-cowo manyun yang disuru nemenin cewenya belanja atau nyalon.
Kita juga bisa kesel kalo cowo kita gak ngerti apa-apa soal pakaian mana yang bagus kita pakai untuk ke pesta kebun, atau acara makan malam.
Bestfriend-nya cewe menurutku, akan selalu cewe lagi, atau banci, atau gay.
Tapi pasangan kita seharusnya jadi lover yang baik, yang tentunya juga subjektif sesuai dengan keinginan dan fantasi masing-masing.
Gw pengen punya pasangan yang mau megang tangan gw kalo kita jalan, gak dia jalan kemana sendiri dan gw jalan kemana sorangan.
Yah gak mesti selalu nempel juga kaya perangko, but I think romance it's a very essential point in a relationship.
Well, kita liat aja apakah nanti ternyata gw berhasil dapet cowo yang sesuai dengan bayangan gw. . . . sapatau entar gw dapet cowo yang gak gitu, tapi jago masak dan punya kolam renang yang menghadap ke pantai : )
Tentu ada juga pencapaian yang lumayan signifikan, jadi harus kita apresiasi dulu. . .
seperti contohnya :
1. Berhasil menyelesaikan master program on time
2. Mengeksplor beberapa tempat baru yang indah di dunia ini
(mengurangi list 1000 Places you have to see before you died)
3. Ketemu cowo yang berhasil menyembuhkan gw dari ketakutan kalo semua cowo di dunia ini adalah bokep mania atau freak control atau overprotektif atau abusive (mentally if not physically) atau kombinasi dari daftar yang telah disebutkan.
Sebenernya gw gak takut untuk jadi single (untuk saat ini, bukan seumur hidup tentunya) tapi gw takut bersama orang yang salah.
Buat beberapa orang mungkin lebih baik sama siapa aja yang penting punya pasangan.
Tapi prinsip gw gak gitu, makanya deh mending milih-milih sekarang.
Lagian milih-milih lebih bagus daripada bilang mau tapi ternyata cuman dipake maen-maen atau not truth to your heart.
Gw juga gamau pacaran jadi bikin sakit ati orang laen, lebih baik gw sendiri tapi menjaga kemurnian hati daripada bilang iya di mulut tapi hatinya bicara yang laen.
Anyway, koq jadi bahas soal pacaran?!?
Ini kan mau ngomongin soal resolusi . . . .
Untuk resolusi tahun 2012 mendatang, gw kepingin :
1. Membangun bisnis sendiri,
karena gw sudah tau gimana rasanya jadi Employee dan Self-employed makanya gw mengambil peluang untuk mencari kebebasan financial.
Kalau engga dalam waktu 3 tahun, mungkin 5 tahun lagi, tapi yang pasti it's on the way.
2. Membangun karir di dunia internasional
Karena sekarang gw udah punya sertifikasi master international health, jadi sepertinya bisa dimulai cari pengalaman kerja di kancah internasional *ciehcieh*
Bisa di Asia, Afrika, atau negara maju (tapi mereka least priority)
3. Mencari calon suami
Kenapa gw taruh dalam prioritas ketiga, karena rasanya ini sedikit diluar kontrol gw.
Walaupun ada orang yang gw suka tapi kan gak bisa juga maksa suruh dia kawinin gw :)
Membangun bisnis gw bisa belajar caranya, juga untuk membangun karir masih bisa kirim CV ke NGOs, tapi mencari calon suami . . . . hmmm. . . sedikit abstrak rasanya, kecuali kalo ngoyo banget bisa tuh daptar situs-situs pencarian jodoh.
Tapi gw juga udah minta ke Tuhan koq, jadi gimana Tuhan aja deh, pasti Dia tau yang terbaik juga buat anak-anakNya kan.
Apalagi kalau denger pengalaman temen-temen gw yang udah menikah juga gak semuanya jadi lebih bahagia, jadi. . . belajar dari pengalaman orang, lebih baik percaya pada rencana Tuhan aja.
(Bukan maksud gw untuk ngasi kotbah minggu loh)
Ini termasuk old resolution gw, tapi rasanya gw gak pesimis dengan tahun mendatang. . .
Karena tahun 2010-2011 gw belajar banyak tentang bagaimana membangun (atau mempertahankan) sebuah hubungan.
It might not the easiest thing on earth, as we sometimes take it for granted.
Seberapa banyak dari kita tidak menghargai pasangan kita, karena dia selalu ada di samping kita.
Tapi kalo dia tiba-tiba menghilang atau gak ada, baru kerasa deh betapa berharganya dia.
Juga belajar tentang tau apa sih yang sebenernya kita mau dari pasangan kita.
Lucu deh, gw disadarkan melalui banyak hal.
Bulan lalu gw kedatengan tamu CS dari Belgia, namanya kita sebut aja si F.
Kita ngobrol banyak hal yang gak penting di dunia ini (kalo yang penting itu bagiannya MetroTV) lalu dia nanya gini ke gw, salahsatu pertanyaan penting dalam hidup, bernilai 500 juta IDR, pertanyaannya :
'Kalau kamu milih pasangan, would he be your bestfriend or your lover ?'
And I really have to think hard only to answer such simple question!
Dan kata si F, gak boleh milih dua-duanya, cuman salahsatu.
Akhirnya gw memilih jawab: Lover.
Karena menurut gw, kalau kita mengharapkan pasangan kita jadi bestfriend, nanti kita akan kecewa kalau ternyata dia gak bisa nemenin jalan-jalan.
Terus terang gw kesian kalo liat cowo-cowo manyun yang disuru nemenin cewenya belanja atau nyalon.
Kita juga bisa kesel kalo cowo kita gak ngerti apa-apa soal pakaian mana yang bagus kita pakai untuk ke pesta kebun, atau acara makan malam.
Bestfriend-nya cewe menurutku, akan selalu cewe lagi, atau banci, atau gay.
Tapi pasangan kita seharusnya jadi lover yang baik, yang tentunya juga subjektif sesuai dengan keinginan dan fantasi masing-masing.
Gw pengen punya pasangan yang mau megang tangan gw kalo kita jalan, gak dia jalan kemana sendiri dan gw jalan kemana sorangan.
Yah gak mesti selalu nempel juga kaya perangko, but I think romance it's a very essential point in a relationship.
Well, kita liat aja apakah nanti ternyata gw berhasil dapet cowo yang sesuai dengan bayangan gw. . . . sapatau entar gw dapet cowo yang gak gitu, tapi jago masak dan punya kolam renang yang menghadap ke pantai : )
Tuesday, November 30, 2010
how He loves us
blogwalking in random, then stumbled upon this song ...
i cried ... a lot
i hope it has the same impact to your soul
JLu
i cried ... a lot
i hope it has the same impact to your soul
JLu
Sunday, March 21, 2010
sehat vs Persib
Sudah menjadi lelucon umum di kalangan praktisi kesehatan lokal jika
"anggaran kesehatan kita kalah dengan anggaran stadion Persib."
Pemerintah daerah lebih peduli agar sepakbola menjadi tontonan nomor satu dan Persib jadi juara, daripada membenahi permasalahan di bidang kesehatan seperti misalnya, fakta provinsi Jawa Barat (dan kota Bandung) menjadi juara satu di angka kumulatif kasus HIV.
Lagi-lagi, anggaran kesehatan dipotong supaya Bandung bisa punya stadion sepakbola, padahal masih banyak masalah lain yang seharusnya menjadi prioritas Pemerintah Daerah : tata kota semrawut yang mengakibatkan banjir dan kemacetan lalu lintas, masalah banyaknya pengemis dan gelandangan di sepanjang jalan utama kota Bandung.
Pada intinya, seharusnya Pemda lebih memprioritaskan pada perbaikan basic need penduduk, instead of menginvestasikan dana (yang tidak sedikit) pada infrastruktur yang ke-efektifitas-annya juga masih dipertanyakan, apakah iya jika stadion tersebut rampung dibangun apakah bisa memperbaiki kinerja Persib misalnya?
Ataukah akan menambah masalah baru; kemacetan, penambahan pelanggaran lalu lintas setiap Persib bertanding, yang ujung-ujungnya menurunkan popularitas masyarakat terhadap dunia per-sepakbola-an nasional.
Sebaliknya, anggaran kesehatan akan berdampak lebih besar kepada kualitas hidup orang banyak.
Masyarakat yang sehat berarti, sumber daya manusia yang berkualitas, produktif dan pada akhirnya akan menunjang pemasukan Pemda juga.
Sungguh sulit menjadi seorang pemimpin, atau lebih tepatnya, sungguh sulit menjadi seorang pemimpin yang benar.
Barack Obama saat ini sedang disorot karena program reformasi kesehatannya.
Pemerintah Amerika Serikat bisa dibilang sedang dalam critical point, jika program ini berhasil maka Presiden yang sekarang akan selalu diingat untuk keberhasilan yang dia raih, tapi ada juga kemungkinan gagal. Tapi selama program ini memang bermanfaat untuk orang banyak, dan pro-kontra yang bermunculan, setidak-tidaknya sesuatu yang baik sudah dipikirkan oleh pemerintahnya.
Belajar dari kasus negara maju (dan juga negara berkembang lainnya) anggaran kesehatan yang proporsional selalu berkaitan dengan kualitas hidup manusianya.
Saat ini kita punya menteri kesehatan yang bagus dan pakar di bidang ilmu kemasyarakatan.
Beliau terpilih jelas bukan karena dekat dengan orang nomor 1 tapi karena kompetensinya yang bukan sembarangan.
Mudah-mudahan kedepannya kita akan melihat banyak kontribusi yang berarti di bidang kesehatan.
Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang.
Pak Dada Rosada mungkin untuk selamanya akan diingat sebagai pemimpin yang mementingkan sepakbola daripada kesehatan masyarakatnya.
Lagi-lagi, pendidikan dan kesehatan penduduk kalah pamor dengan kepentingan Persib yang hanya diwakili segelintir orang saja.
Sungguh malang dikau warga kota Bandung, mari kita tunggu pemimpin berikutnya yang lebih sadar kepentingan dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
"anggaran kesehatan kita kalah dengan anggaran stadion Persib."
Pemerintah daerah lebih peduli agar sepakbola menjadi tontonan nomor satu dan Persib jadi juara, daripada membenahi permasalahan di bidang kesehatan seperti misalnya, fakta provinsi Jawa Barat (dan kota Bandung) menjadi juara satu di angka kumulatif kasus HIV.
Lagi-lagi, anggaran kesehatan dipotong supaya Bandung bisa punya stadion sepakbola, padahal masih banyak masalah lain yang seharusnya menjadi prioritas Pemerintah Daerah : tata kota semrawut yang mengakibatkan banjir dan kemacetan lalu lintas, masalah banyaknya pengemis dan gelandangan di sepanjang jalan utama kota Bandung.
Pada intinya, seharusnya Pemda lebih memprioritaskan pada perbaikan basic need penduduk, instead of menginvestasikan dana (yang tidak sedikit) pada infrastruktur yang ke-efektifitas-annya juga masih dipertanyakan, apakah iya jika stadion tersebut rampung dibangun apakah bisa memperbaiki kinerja Persib misalnya?
Ataukah akan menambah masalah baru; kemacetan, penambahan pelanggaran lalu lintas setiap Persib bertanding, yang ujung-ujungnya menurunkan popularitas masyarakat terhadap dunia per-sepakbola-an nasional.
Sebaliknya, anggaran kesehatan akan berdampak lebih besar kepada kualitas hidup orang banyak.
Masyarakat yang sehat berarti, sumber daya manusia yang berkualitas, produktif dan pada akhirnya akan menunjang pemasukan Pemda juga.
Sungguh sulit menjadi seorang pemimpin, atau lebih tepatnya, sungguh sulit menjadi seorang pemimpin yang benar.
Barack Obama saat ini sedang disorot karena program reformasi kesehatannya.
Pemerintah Amerika Serikat bisa dibilang sedang dalam critical point, jika program ini berhasil maka Presiden yang sekarang akan selalu diingat untuk keberhasilan yang dia raih, tapi ada juga kemungkinan gagal. Tapi selama program ini memang bermanfaat untuk orang banyak, dan pro-kontra yang bermunculan, setidak-tidaknya sesuatu yang baik sudah dipikirkan oleh pemerintahnya.
Belajar dari kasus negara maju (dan juga negara berkembang lainnya) anggaran kesehatan yang proporsional selalu berkaitan dengan kualitas hidup manusianya.
Saat ini kita punya menteri kesehatan yang bagus dan pakar di bidang ilmu kemasyarakatan.
Beliau terpilih jelas bukan karena dekat dengan orang nomor 1 tapi karena kompetensinya yang bukan sembarangan.
Mudah-mudahan kedepannya kita akan melihat banyak kontribusi yang berarti di bidang kesehatan.
Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang.
Pak Dada Rosada mungkin untuk selamanya akan diingat sebagai pemimpin yang mementingkan sepakbola daripada kesehatan masyarakatnya.
Lagi-lagi, pendidikan dan kesehatan penduduk kalah pamor dengan kepentingan Persib yang hanya diwakili segelintir orang saja.
Sungguh malang dikau warga kota Bandung, mari kita tunggu pemimpin berikutnya yang lebih sadar kepentingan dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
Sunday, November 15, 2009
Ngobrol ama Paul dan Anna. . .

Waktu Eurotrip bulan September lalu ke Portugal, kita (me & partner) sempet kenalan ama couple asal UK.
Namanya Paul dan Anna.
Paul musisi dan Anna artist (bukan artis sinetron, tapi orang yang bekerja dengan 'art' alias seniman).
Ngobrol sana sini, si Anna nanya gue: 'Kerjaan elu apa?'
Gue jawab: 'Gue dokter, tapi kerja di penelitian tentang HIV.'
Dia bilang: 'Wah asik banget. Gue dulu pengen jadi dokter juga tuh.'
Sambil cengengesan, gue bales: 'Yeah, everybody wants to be something else. For me, I always wanna be a veterinarian.'
It is so true.
Temen gue kerjaannya di teknik mesin tapi sebenernya pengen jadi musisi.
Yang udah jadi musisi, dulu benernya pengen jadi jurnalis.
Gue pengennya jadi dokter hewan tapi malah jadi dokter umum (orang).
Padahal banyak orang yang pengen jadi seperti gue (pengen jadi dokter maksudnya) tapi gak bisa karena satu dan lain hal,
Meanwhile, sampe sekarang kalo gue liat binatang terlantar (anjing/ kucing/ kuda/ wotever) selalu sedih karena gak bisa ikutan nolong.
A shattered dream.
:_(
PS. Dan saat ini pengen miara guguk lagi tapi gak bisa..... we're just too busy at this moment to keep a dog *hiks*
But one cannot have too much dreams in one's life
Namanya Paul dan Anna.
Paul musisi dan Anna artist (bukan artis sinetron, tapi orang yang bekerja dengan 'art' alias seniman).
Ngobrol sana sini, si Anna nanya gue: 'Kerjaan elu apa?'
Gue jawab: 'Gue dokter, tapi kerja di penelitian tentang HIV.'
Dia bilang: 'Wah asik banget. Gue dulu pengen jadi dokter juga tuh.'
Sambil cengengesan, gue bales: 'Yeah, everybody wants to be something else. For me, I always wanna be a veterinarian.'
It is so true.
Temen gue kerjaannya di teknik mesin tapi sebenernya pengen jadi musisi.
Yang udah jadi musisi, dulu benernya pengen jadi jurnalis.
Gue pengennya jadi dokter hewan tapi malah jadi dokter umum (orang).
Padahal banyak orang yang pengen jadi seperti gue (pengen jadi dokter maksudnya) tapi gak bisa karena satu dan lain hal,
Meanwhile, sampe sekarang kalo gue liat binatang terlantar (anjing/ kucing/ kuda/ wotever) selalu sedih karena gak bisa ikutan nolong.
A shattered dream.
:_(
PS. Dan saat ini pengen miara guguk lagi tapi gak bisa..... we're just too busy at this moment to keep a dog *hiks*
But one cannot have too much dreams in one's life
Friday, November 06, 2009
Saving bella
Saving bella the dog
It was almost 2 months ago that we adopted bella from a foster, through a quite complicated processes ; select a dog from pictures, filling and sending an adoption form, interview, couple of times went to Jakarta, a city located nearly 300 kms from my hometown, looking for appropriate dog for my home.
Then I finally picked her, cause she's cute, active (or naughty, said the owner) and I just fell in love with her since our first acquaintance.
We gave her the first series complete vaccines a week after her arrival in our home. And she looked okay, since bella almost always happy and active as a young dog. Seemed there's nothing went wrong at that moment.
I left for vacation to Thailand in the next 2 weeks, it was amazing trip of course.
When I came home, I've noticed there's this eyes discharges on bella's eyes.
I thought it was just a common bacterial infection, and after consulted with her vet, we gave her a topical antibiotic. Then there was this constant jerking of her left back leg, which I thought it wasn't so serious, since bella really likes to climb up things in my mother's garden. There was also a sign of unusually hardened pad, that I noticed, but we missed the early detection anyway.
We took her to the vet in the end of the week after we heard her shrieking at night in the last 2 days, it was like she's having nightmares.
The vet was saying our bella got Distemper that attacked the central nervous systems. I
t was a worse version then the other classic type that attacks digestive system and manifest symptoms such as vomit, diarrhea, anorexia, cause our bella didn't have all those symptoms.
She still has a good appetite, no vomit or diarrhea whatsoever. She probably got the virus from the fosterage, it could take 21 days for incubation period though. And there's no cure for Distemper , it caused by the virus. It was dog's own immune body system that has to build and treatment was given supportively.
I found in websites that 80% of dogs who get this diagnosed get killed by the virus, and the prognosis even worse if the virus already attacked the nerves systems, with permanent complications could occur even if its resolve.
Basically, all the information I get from the websites just make me even more discourage about bella's chance to survive.
Not to mention had to hear the squeak every night even thou' I already gave the medication
(I even got her the prescription for diazepam so she could get asleep).
It's so sad to see her condition, with the constant muscle jerking, incoordination movement when she's walking trying to pee, and the sore around her mouth. We're really thinking about euthanasia if she's not getting better.
Whenever I saw her with all the suffering, I thought ; ' A dog shouldn't lived like this.'
Unfortunately this dog didn't had much opportunity to live a happy life with us.
So we finally letting her go, we took her to a vet and put her to sleep.
Goodbye bella.
It was almost 2 months ago that we adopted bella from a foster, through a quite complicated processes ; select a dog from pictures, filling and sending an adoption form, interview, couple of times went to Jakarta, a city located nearly 300 kms from my hometown, looking for appropriate dog for my home.
Then I finally picked her, cause she's cute, active (or naughty, said the owner) and I just fell in love with her since our first acquaintance.
We gave her the first series complete vaccines a week after her arrival in our home. And she looked okay, since bella almost always happy and active as a young dog. Seemed there's nothing went wrong at that moment.
I left for vacation to Thailand in the next 2 weeks, it was amazing trip of course.
When I came home, I've noticed there's this eyes discharges on bella's eyes.
I thought it was just a common bacterial infection, and after consulted with her vet, we gave her a topical antibiotic. Then there was this constant jerking of her left back leg, which I thought it wasn't so serious, since bella really likes to climb up things in my mother's garden. There was also a sign of unusually hardened pad, that I noticed, but we missed the early detection anyway.
We took her to the vet in the end of the week after we heard her shrieking at night in the last 2 days, it was like she's having nightmares.
The vet was saying our bella got Distemper that attacked the central nervous systems. I
t was a worse version then the other classic type that attacks digestive system and manifest symptoms such as vomit, diarrhea, anorexia, cause our bella didn't have all those symptoms.
She still has a good appetite, no vomit or diarrhea whatsoever. She probably got the virus from the fosterage, it could take 21 days for incubation period though. And there's no cure for Distemper , it caused by the virus. It was dog's own immune body system that has to build and treatment was given supportively.
I found in websites that 80% of dogs who get this diagnosed get killed by the virus, and the prognosis even worse if the virus already attacked the nerves systems, with permanent complications could occur even if its resolve.
Basically, all the information I get from the websites just make me even more discourage about bella's chance to survive.
Not to mention had to hear the squeak every night even thou' I already gave the medication
(I even got her the prescription for diazepam so she could get asleep).
It's so sad to see her condition, with the constant muscle jerking, incoordination movement when she's walking trying to pee, and the sore around her mouth. We're really thinking about euthanasia if she's not getting better.
Whenever I saw her with all the suffering, I thought ; ' A dog shouldn't lived like this.'
Unfortunately this dog didn't had much opportunity to live a happy life with us.
So we finally letting her go, we took her to a vet and put her to sleep.
Goodbye bella.
Tuesday, March 24, 2009
angsa pacaran : my reflective moment
Tuesday, October 14, 2008
cannot sleep -_-
nowadays we dealt with referal case from bahtera- local NGOs.
let say this girl, named H came for hospitalized 3 times in this year.
[i know this suppose to be secret, but i just can't keep it for myself !]
so bottomline she got HIV from her boyfriend, an intravenous drug user.
she came with loss of sight of her right eye, which we knew later on it caused by CMV retinitis -an opportunistic infection which happens a lot if your CD4 get below 50.
wasn't a good news at all, for her nor us.
we were doing as much as we could from medicine side, or even psychologically (that's what i thought) but seemed that H, our patient, has her own thought.
i assumed she still in denial phase. or didn't accept what has happened to her.
or maybe has something to do with whatever her personal problems, since her husband- whom she got the infection, was not being there.
anyway, she's 21 years old.
i know there's still a lot of similiar cases of HIV infected person in a very young age who desperate, loss of hope, any kinds of term describing that you just wanna end up very soon if you can. but HIV/AIDS doesn't come that way.
it comes very slowly and painful. and even if she got ARV-anti retroviral therapy- she had to manage to overcome all the side effects of the drugs.
still many young person out there who didn't know how much it will cost if you playfully of getting HIV by ... my example, multiple sex partners?
i was thinking, if i could choose any ways to spend my youth time with things that i like but won't cost that much, you know... getting as much friends doesn't harm you at all. but getting laid with them is a very different things.
deep inside H's heart, i assumed, if she could turn back the time, she would fixed all she had been done wrongly. but some things are just cannot changed.
HIV is not a temporary disease, once you get infected it will stay there as long as you lived.
then, this palliative state should have treated differently.
i would say to her,if i dare to say to her, to live her life at the fullest, enjoy her moment while she can. but no one would dare to say such things to her.
moreover, she has no capability for doing so.
in 3 words, (i'm not very good at counting i warn you) : it's too late.
i was wondering, if i do have several years (or months) left to spend in this world, what will i do?
traveling all over the world i'm sure. tell the people i love how much i love them?
i rarely saying those kinda things even to my parents...
i don't know because i've never been on that state.
just too tired for now.
let say this girl, named H came for hospitalized 3 times in this year.
[i know this suppose to be secret, but i just can't keep it for myself !]
so bottomline she got HIV from her boyfriend, an intravenous drug user.
she came with loss of sight of her right eye, which we knew later on it caused by CMV retinitis -an opportunistic infection which happens a lot if your CD4 get below 50.
wasn't a good news at all, for her nor us.
we were doing as much as we could from medicine side, or even psychologically (that's what i thought) but seemed that H, our patient, has her own thought.
i assumed she still in denial phase. or didn't accept what has happened to her.
or maybe has something to do with whatever her personal problems, since her husband- whom she got the infection, was not being there.
anyway, she's 21 years old.
i know there's still a lot of similiar cases of HIV infected person in a very young age who desperate, loss of hope, any kinds of term describing that you just wanna end up very soon if you can. but HIV/AIDS doesn't come that way.
it comes very slowly and painful. and even if she got ARV-anti retroviral therapy- she had to manage to overcome all the side effects of the drugs.
still many young person out there who didn't know how much it will cost if you playfully of getting HIV by ... my example, multiple sex partners?
i was thinking, if i could choose any ways to spend my youth time with things that i like but won't cost that much, you know... getting as much friends doesn't harm you at all. but getting laid with them is a very different things.
deep inside H's heart, i assumed, if she could turn back the time, she would fixed all she had been done wrongly. but some things are just cannot changed.
HIV is not a temporary disease, once you get infected it will stay there as long as you lived.
then, this palliative state should have treated differently.
i would say to her,if i dare to say to her, to live her life at the fullest, enjoy her moment while she can. but no one would dare to say such things to her.
moreover, she has no capability for doing so.
in 3 words, (i'm not very good at counting i warn you) : it's too late.
i was wondering, if i do have several years (or months) left to spend in this world, what will i do?
traveling all over the world i'm sure. tell the people i love how much i love them?
i rarely saying those kinda things even to my parents...
i don't know because i've never been on that state.
just too tired for now.
Friday, September 05, 2008
Love this job !
My first home visit to sexual workers community, this job was a thing I have been done in the past for charity. Now I am doing it and got paid ! I don't have any objection about it !
Speaking about prejudice, I wrote in previous post in one of my bLog, that we shouldn't judge people if we hardly know them.
For example was this group, sexual workers that might not accepted and people tend to have sort of prejudice about them.
It is wrong to say whether what they did right or wrong, there are certain motivation that modified them to keep doing their job, firstly of course for money.
Even for 10,000 IDR ( that's one dollar ! ) they would get laid although they don't like the person.
And this group also vulnerable for getting STDs (sexually transmitted diseases) and HIV, not to mention the problem of convincing the clients to wear condom consistently for every sexual intercourse.
There are so many things come in my mind after the session. And so many questions about life itself. How to sort the problems out for their life. What's my part if I was capable to doing so.
But right now I am sure I am in the right track to pursue my deepest desire of all this time.
Speaking about prejudice, I wrote in previous post in one of my bLog, that we shouldn't judge people if we hardly know them.
For example was this group, sexual workers that might not accepted and people tend to have sort of prejudice about them.
It is wrong to say whether what they did right or wrong, there are certain motivation that modified them to keep doing their job, firstly of course for money.
Even for 10,000 IDR ( that's one dollar ! ) they would get laid although they don't like the person.
And this group also vulnerable for getting STDs (sexually transmitted diseases) and HIV, not to mention the problem of convincing the clients to wear condom consistently for every sexual intercourse.
There are so many things come in my mind after the session. And so many questions about life itself. How to sort the problems out for their life. What's my part if I was capable to doing so.
But right now I am sure I am in the right track to pursue my deepest desire of all this time.
Labels:
community working group,
curhat,
girl's thought,
sexual workers,
sosialis,
vision
Sunday, August 31, 2008
I'm back !
If one of you who diligently read my bLog *ge-er* was asking a question, where the heck I have been all this time, that because I was busy doing this and that according to my scholarships dateline in early September.
I applied for DAAD and ADS scholarship, and the hardest part of being completing the documents was asking both of my academic and institution supervisor to give me recommendation related to it. But I was succeed to post the documents in time, that was so relieved.
Now I am able to sleep peacefully at night ^^
Anyway, couple of weeks ago, I managed to travel to Jokja in West Java. Vacation is also a good way for escaping from busy situation for me. Here you can read the story of my journey.
I was having a great time at that moment. . . . .
Owhyeah, to proceed what I am trying to tell, about a month ago I joined a conversation club in my city, called "The Center". There I found so many new friends and from them I knew about websites for backpackers community such as Couchsurfing for example.
I registered and become a new member, then when I was reading testimonials from other members, there's a group of people 'who don't know what to do with their lifes' , one of the testimonial realized me that we have certain similarity somewhat, so I joined the group ^^
Maybe I have come to some point in my life, that I had enough to do the expectation of people around me and now I am try to do what I like and I want for my own life.
I applied for DAAD and ADS scholarship, and the hardest part of being completing the documents was asking both of my academic and institution supervisor to give me recommendation related to it. But I was succeed to post the documents in time, that was so relieved.
Now I am able to sleep peacefully at night ^^
Anyway, couple of weeks ago, I managed to travel to Jokja in West Java. Vacation is also a good way for escaping from busy situation for me. Here you can read the story of my journey.
I was having a great time at that moment. . . . .
Owhyeah, to proceed what I am trying to tell, about a month ago I joined a conversation club in my city, called "The Center". There I found so many new friends and from them I knew about websites for backpackers community such as Couchsurfing for example.
I registered and become a new member, then when I was reading testimonials from other members, there's a group of people 'who don't know what to do with their lifes' , one of the testimonial realized me that we have certain similarity somewhat, so I joined the group ^^
Maybe I have come to some point in my life, that I had enough to do the expectation of people around me and now I am try to do what I like and I want for my own life.
Thursday, November 10, 2005
i wonder. . . .
Supposed to be rapat wisuda today, tapi ternyata dimundurin jadi besok!
mana ga enak badan lagi............yang ada chatting di mesko ama yosy (mengenang masa2 koas:)
golden old days . . . . . . . . . .
Skarang liat anak2 koas yang laen dah ga pada kenal , tampangnya baru smua (muda2 & culun2)
Yosy kinda asked me about si HW
(i'm so glad for what i feel right now , i dont feel sad when i talked about him , and i'm so glad for he's not mine - and i wasn't for him)
Maybe bcoz i have found a better person? i dont know . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Like i zed ( in my diary) klo ternyata tar ktemu chemistry nya ada , gw ngerasa enak , gw mau2 aja loh diajak merit ^^
(but this is a highly confidential information!)
So far , gw ngerasa nyaman ...........
He didn't keep me too tight (penting utk ce ky gw)
Sumtimes he busy with his own activity (so i could miss him ;)
StiL i know that he cares for me
Gw jd ngerasa..... maybe this is what we (supposed to) feel when we found our soulmate
(ktemu aja blon dah ngaku2 soulmate?)
Like he zed (di testimoni)
could an evil makes friendship with an angel?
they dont believe soulmate
but he had touched it, in her......
be careful , 'm jez an evil
I was trembling when i read it ( i thought i was the one who feel it for him.... )
What i like from him
1. lucunya itu (the way i always smile when i read mail/sms)
2. the depth of his thought (lumayan.... co gokil yang punya ke-kritisan sama sumthing juga.... - maybe we have sumthing in common)
3. sporty (sudah sepatutnya anak co suka maen bola/basket, bukannya fishing ! )
4. unpredictable (sumtimes he can be naughty, but also sweet)
I think............. ( i hate to admit this!) ............maybe.......... i'm in love or sumthing............
it's hard not to tell anyone about him right now ( klo kata tia, sperti topic of d'day )
stop it girl ! u dont even know him (yet)
I know...... it just...... i cant deny sumthin what i felt right?
It feels.................. so right ( when i told sis' about it , i'm so glad he came to me at the right moment........ )
I just wanna hear love songs ( not again !)
but now i understand evry each words . . . . . . .
mana ga enak badan lagi............yang ada chatting di mesko ama yosy (mengenang masa2 koas:)
golden old days . . . . . . . . . .
Skarang liat anak2 koas yang laen dah ga pada kenal , tampangnya baru smua (muda2 & culun2)
Yosy kinda asked me about si HW
(i'm so glad for what i feel right now , i dont feel sad when i talked about him , and i'm so glad for he's not mine - and i wasn't for him)
Maybe bcoz i have found a better person? i dont know . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Like i zed ( in my diary) klo ternyata tar ktemu chemistry nya ada , gw ngerasa enak , gw mau2 aja loh diajak merit ^^
(but this is a highly confidential information!)
So far , gw ngerasa nyaman ...........
He didn't keep me too tight (penting utk ce ky gw)
Sumtimes he busy with his own activity (so i could miss him ;)
StiL i know that he cares for me
Gw jd ngerasa..... maybe this is what we (supposed to) feel when we found our soulmate
(ktemu aja blon dah ngaku2 soulmate?)
Like he zed (di testimoni)
could an evil makes friendship with an angel?
they dont believe soulmate
but he had touched it, in her......
be careful , 'm jez an evil
I was trembling when i read it ( i thought i was the one who feel it for him.... )
What i like from him
1. lucunya itu (the way i always smile when i read mail/sms)
2. the depth of his thought (lumayan.... co gokil yang punya ke-kritisan sama sumthing juga.... - maybe we have sumthing in common)
3. sporty (sudah sepatutnya anak co suka maen bola/basket, bukannya fishing ! )
4. unpredictable (sumtimes he can be naughty, but also sweet)
I think............. ( i hate to admit this!) ............maybe.......... i'm in love or sumthing............
it's hard not to tell anyone about him right now ( klo kata tia, sperti topic of d'day )
stop it girl ! u dont even know him (yet)
I know...... it just...... i cant deny sumthin what i felt right?
It feels.................. so right ( when i told sis' about it , i'm so glad he came to me at the right moment........ )
I just wanna hear love songs ( not again !)
but now i understand evry each words . . . . . . .
Tuesday, July 19, 2005
gara-gara nico dapet pasien plus...
Nicolas Saputra sih pake nonton bareng di BSM pada saat aku jaga malem hari sabtu, alhasil udah merujuk pasien ke RSHS, 1 appendisitis akut, 1 hipertensi dalam kehamilan, 1 moderate head injury ( masih juga ga berhasil foto bareng. . . . .*hiks* nasib jadi petugas medis. . . . )
Forget how to please myself with beautiful boys......................
Ga sempet punya pacar...............
Pedekate ga pernah berhasil bcoz we're just too busy...........even for myself........
.......10 minggu lagi udahan deh masa-masa kaya gini ini..............
i will miss it someday
but not now!
-_-
[continued. . . . . ]
They're who came from rich people tend to take things for granted . . . . maybe bcoz their parents fulfil what they want . . . . jadinya kurang struggle githu loh . . . . . menyedihkan kadang-kadang buat gw mah -have evrything but character . . . . .
- ni pasien kll (kecelakaan lalu lintas) pake motor which is ternyata anak orkay , his parents very decent . . . while we found out he was drunk and with another girl -- whom not his fiance -
On the next day was . . . . . they're who poor . . . . and got no family--
Kesian banget deh udah ngebesarin anak susah-susah, ternyata begitu anak-anak udah pada besar ditinggalin ma anak
- 70 sumthing years old man , he got 4 children but none of them care about their father !
Buat bayar pasang kateter aja cuman bisa pake tomat. . . kesian. . . . . . . BPH (=benign prostat hiperplasia) for the last of his life without being able to get an operation -
God , please remind me to always take care of my parents no matter why--
Trus jangan sampe orang susah, ga punya uang , dan ignorance, jadinya susah juga klo mau ngapa-ngapain. . . . . intinya. . . . jangan jadi orang bodo. . . . . susah lah
i will miss it someday
but not now!
-_-
[continued. . . . . ]
They're who came from rich people tend to take things for granted . . . . maybe bcoz their parents fulfil what they want . . . . jadinya kurang struggle githu loh . . . . . menyedihkan kadang-kadang buat gw mah -have evrything but character . . . . .
- ni pasien kll (kecelakaan lalu lintas) pake motor which is ternyata anak orkay , his parents very decent . . . while we found out he was drunk and with another girl -- whom not his fiance -
On the next day was . . . . . they're who poor . . . . and got no family--
Kesian banget deh udah ngebesarin anak susah-susah, ternyata begitu anak-anak udah pada besar ditinggalin ma anak
- 70 sumthing years old man , he got 4 children but none of them care about their father !
Buat bayar pasang kateter aja cuman bisa pake tomat. . . kesian. . . . . . . BPH (=benign prostat hiperplasia) for the last of his life without being able to get an operation -
God , please remind me to always take care of my parents no matter why--
Trus jangan sampe orang susah, ga punya uang , dan ignorance, jadinya susah juga klo mau ngapa-ngapain. . . . . intinya. . . . jangan jadi orang bodo. . . . . susah lah
(ripuh ceuk jalmi sunda mah)
Udah ga bisa ngapa-ngapain , mikir untuk kebaikan diri sendiri aja susah , gatau dari mana referensinya , sampe percobaan bunuh diri pake napacin
(oh plis deh? emang bisa? kan kurang lethal?)
Dan untuk orangtua (for i will --someday) supaya jangan memanjakan anak-anak gw , biarpun keadaan gw wealth-being . . . . harta yang bisa gw wariskan everlasting maybe kebijaksanaan , pengetahuan tentang hidup. . . .*gaya bgt*
Dan untuk orangtua (for i will --someday) supaya jangan memanjakan anak-anak gw , biarpun keadaan gw wealth-being . . . . harta yang bisa gw wariskan everlasting maybe kebijaksanaan , pengetahuan tentang hidup. . . .*gaya bgt*
Monday, February 07, 2005
gutbye majalaya (+cinLok)
Entering 10th week in obgyn. . . . .
Ternyata saking sibuknya. . . . . jalanin aja gak kerasa juga, walopun koas gada kerjaan di RSHS tapi di RS daerah sedikit banyak bermanfaat juga
Just back home from RS Majalaya (yang jauh banget dibanding RS Cibabat , our previous experience)
Thanx God qta dapetnya cibabat duluan , coba klo majalaya dulu -pasti depressed banget dech
Mom said aku tambah gemuk+putih+fresh =)
Iyalah.....makan teratur 3 kali sehari plus ditraktir + jajan + cinLok geto loh
Uhm . . . . . . . gwe tuh bener-bener lama gak date ama co.... tadi pas go out wif mateL , I jez realized klo gwe tuh seneng banget disetirin mobil ma cowo , kayanya pantes banget...... cowo banget lah. . . . . dia ada dd ce , pantes aja know how to treat a lady very well.
Ternyata saking sibuknya. . . . . jalanin aja gak kerasa juga, walopun koas gada kerjaan di RSHS tapi di RS daerah sedikit banyak bermanfaat juga
Just back home from RS Majalaya (yang jauh banget dibanding RS Cibabat , our previous experience)
Thanx God qta dapetnya cibabat duluan , coba klo majalaya dulu -pasti depressed banget dech
Mom said aku tambah gemuk+putih+fresh =)
Iyalah.....makan teratur 3 kali sehari plus ditraktir + jajan + cinLok geto loh
maTeL dateng pas hari ke-2, him dan jambrong-nya itu loch
Bener2 gak sempet cukuran di RS daerah yeah ?
Bener2 gak sempet cukuran di RS daerah yeah ?
Lalu dia mulai suka goda-godain gw + urtika gw itu yang malah muncul klo deket-deket dia.
Dapet APN 3, hecting epis banyak, kuret 1, pasang LS 1
Thanx yak ko Julius & kang Yogi.......... *start to miss them already*
Teteh-tetehnya very kind & ramah gitu loch...... menganggap dokter itu manusia , bukan rocker aja....huehehe..... gwe tidak banyak bergesekan ma anak-anak disini maybe karna situasi kerjanya juga kondusif, I mean klo dapet jaga juga enak bersama cogan & co BH (baik hati)
Meanwhile.......... another good news....... si handsome itu mau masuk Forensik tgl 14 feb....valentine's day geto loch. . . . .
Thanx yak ko Julius & kang Yogi.......... *start to miss them already*
Teteh-tetehnya very kind & ramah gitu loch...... menganggap dokter itu manusia , bukan rocker aja....huehehe..... gwe tidak banyak bergesekan ma anak-anak disini maybe karna situasi kerjanya juga kondusif, I mean klo dapet jaga juga enak bersama cogan & co BH (baik hati)
Meanwhile.......... another good news....... si handsome itu mau masuk Forensik tgl 14 feb....valentine's day geto loch. . . . .
Uhm . . . . . . . gwe tuh bener-bener lama gak date ama co.... tadi pas go out wif mateL , I jez realized klo gwe tuh seneng banget disetirin mobil ma cowo , kayanya pantes banget...... cowo banget lah. . . . . dia ada dd ce , pantes aja know how to treat a lady very well.
Ternyata hari-hari nyicil jaga gwe di musim libur terbayar setelah masuk RS Daerah, tus poli , tus cinLok , tus pacaran deh (maunya :-)
Time really movin' so fast , than qta lulus dech , lalu masuk bedah , dimana ada residen yang nitip salam utk gwe, kata t'vin.
Setelah maenan ma CR, kayanya kebutuhan gw saat ini cukup koas aja......
Residen2nya cukup menyenangkan.....banyak yang fisiologis, patologis beberapa.
Yang centil2 juga banyak, dari smester 2 sampe konsulen lengkap, selingkuhan tak terhingga dan unlimited , koas juga termasuk.
Ya ampun. . . . , balik ke RSHS tu males bangeth , ama stresnya , dikejar tugas Obsos , mesti ujian berkala KB , ujian Ginek, kompre deh finalnya . . . .
Setelah maenan ma CR, kayanya kebutuhan gw saat ini cukup koas aja......
Residen2nya cukup menyenangkan.....banyak yang fisiologis, patologis beberapa.
Yang centil2 juga banyak, dari smester 2 sampe konsulen lengkap, selingkuhan tak terhingga dan unlimited , koas juga termasuk.
Ya ampun. . . . , balik ke RSHS tu males bangeth , ama stresnya , dikejar tugas Obsos , mesti ujian berkala KB , ujian Ginek, kompre deh finalnya . . . .
*baru mikirin aja dah males jadinya*
Thursday, November 18, 2004
moral integrity (?)
Wah , blom apa-apa gwe mulai kangen ma dokter-dokter anestesi
Entering the 3rd day of holiday & got nothin' to do
Tadi ke Hero with pap, tapi sore tadi juga dah balik ke malang.
Aku diajakin seh.... on 2nd thought .... malang itu deket ma kudus yeah?
Padahal bisa maen bareng.....maunya....
I learned about 'moral integrity'
Entering the 3rd day of holiday & got nothin' to do
Tadi ke Hero with pap, tapi sore tadi juga dah balik ke malang.
Aku diajakin seh.... on 2nd thought .... malang itu deket ma kudus yeah?
Padahal bisa maen bareng.....maunya....
I learned about 'moral integrity'
padahal apa coba hubungannya ama anestesi?
Tapi Pa Marsudi (dr. SpAn) dan acara bla-bla nya sering banget bahas itu ampe gwe sekarang malah jadi kehilangan. . . . . gwe suka lagi bagian itu , tapi klo lama-lama bosen juga. . . .
Tapi Pa Marsudi (dr. SpAn) dan acara bla-bla nya sering banget bahas itu ampe gwe sekarang malah jadi kehilangan. . . . . gwe suka lagi bagian itu , tapi klo lama-lama bosen juga. . . .
Terlalu lama soalnya . . . . mana cape abis jaga kan pengen cepet pulang.
Walaupun sudah ada dr.Ip yang me-motivator. . . . . kangen R*** biarpun bocor. . . . tus ama dr. M*** yang cool (but i caught him glance couple of times , so i guess he's not as cool as i thought ) tus ma A**** yang biarpun bawel , tapi suka malu-malu klo digodain (bukan digodain gwe loh!)
Ama dr. C*** yang dah punya istri+4 anak tapi masi suka sms-an ma gwe
(pls don't tell anyone! it's highly confidential !)
dr. T*** , yang badannya gede, buluan, tapi klo ngomong masi kaya anak kecil + cadel pula.... (hehehe.... jez kiddin' thanx ya doc buat intubasinya :)
dr. I**** , klo ketawa suka kaya yang keselek (choking) ada periode apneu-nya, but i found he's kinda cute juga klo cman senyum....
dr. N**** , yang cuman afal teks lagu ' semua....karena cinta....' dan itu aja yang diulang-ulang....
(eh,tp denger-denger dia skarang udah nyanyi lagu laen juga) terakhir gayanya R&B ... and it's more suits him i think.....
Ama dr. C*** yang dah punya istri+4 anak tapi masi suka sms-an ma gwe
(pls don't tell anyone! it's highly confidential !)
dr. T*** , yang badannya gede, buluan, tapi klo ngomong masi kaya anak kecil + cadel pula.... (hehehe.... jez kiddin' thanx ya doc buat intubasinya :)
dr. I**** , klo ketawa suka kaya yang keselek (choking) ada periode apneu-nya, but i found he's kinda cute juga klo cman senyum....
dr. N**** , yang cuman afal teks lagu ' semua....karena cinta....' dan itu aja yang diulang-ulang....
(eh,tp denger-denger dia skarang udah nyanyi lagu laen juga) terakhir gayanya R&B ... and it's more suits him i think.....
Lalu dr. R*** si pria metrosexual.... lipetan clananya always rapih , kayanya tiap hari kerjaan istrinya nyuci+nyetrikain koleksi bajunya dia (of course it was just our asumption)
dr. L**** yang mau merit , dan ngaku-ngaku rambutnya kaya singa , padahal manis gituh coba....
dr. Grace yang cantik & ngasi kita nilai 90 supaya kita mau masuk anestesi
(i'll think about it doc!)
Miss them already....... padahal tar di obgyn & bedah juga masi suka ketemu..... anyway, talkin' about the lesson : katanya jadi dokter itu tidak boleh arogan , karena semuanya cuman karena kesempatan yang udah dikasi ke kita.
dr. L**** yang mau merit , dan ngaku-ngaku rambutnya kaya singa , padahal manis gituh coba....
dr. Grace yang cantik & ngasi kita nilai 90 supaya kita mau masuk anestesi
(i'll think about it doc!)
Miss them already....... padahal tar di obgyn & bedah juga masi suka ketemu..... anyway, talkin' about the lesson : katanya jadi dokter itu tidak boleh arogan , karena semuanya cuman karena kesempatan yang udah dikasi ke kita.
Lahir di family yang affordable , dapet kesempatan masuk skola kdokteran , jadi tidak sepantasnya memperlakukan pasien sebagai objek , atau sesuatu yang lebih rendah , malahan mereka itu guru buat kita , karena kita belajar dari mereka.
(iya juga seh . . . . . )
Gwe kehilangan momen festival lampion ma anak-anak cewe, video shooting -nya sin2, seventeen-an adiknya lia, but i choose not to forget those lessons . . . . . . . . .
So far........I could let him go..... (anak itb 01 itu....)
I could live without 'em !
(iya juga seh . . . . . )
Gwe kehilangan momen festival lampion ma anak-anak cewe, video shooting -nya sin2, seventeen-an adiknya lia, but i choose not to forget those lessons . . . . . . . . .
So far........I could let him go..... (anak itb 01 itu....)
I could live without 'em !
If love is to let him go then i already learn about love
and it easier than i thought before..... (mungkin karena faktor ada anak fk ukm itu yeah)......
Out of topic, kelompok J*** itu ternyata sesuai dengan perkiraan gwe waktu di forensik, Jangankan ma kelompok orang, ma kelompok sendiri aja selfish
And gwe dapet jackpot 2 kali jaga bareng mereka dan dikecewakan.
Tapi untung momen-nya bertepatan dengan lebaran , jadi kesalahan mereka harus dimaafkan........
and it easier than i thought before..... (mungkin karena faktor ada anak fk ukm itu yeah)......
Out of topic, kelompok J*** itu ternyata sesuai dengan perkiraan gwe waktu di forensik, Jangankan ma kelompok orang, ma kelompok sendiri aja selfish
And gwe dapet jackpot 2 kali jaga bareng mereka dan dikecewakan.
Tapi untung momen-nya bertepatan dengan lebaran , jadi kesalahan mereka harus dimaafkan........
Dapet ngobrol-ngobrol ama karmil dkk ternyata mreka emang gituh ko'
Eniwei, Helda zed gwe itu lebih manis daripada J*** (it is a real compliment ! ) soalnya katanya dia cuman menang dandan + modis doang, klo aku emang manis beneran.......hehehe.... Thanx banget sis'
Jadinya gwe tidak takut bersaing, besides gwe itu have more than just a look, gwe care ama pasien, takin' responsible ma kerjaan gwe.... uhm...... ngapain juga yeah gwe ngebanding2in ma orang..... as if i don't have any particular thing to do?
Eniwei, Helda zed gwe itu lebih manis daripada J*** (it is a real compliment ! ) soalnya katanya dia cuman menang dandan + modis doang, klo aku emang manis beneran.......hehehe.... Thanx banget sis'
Jadinya gwe tidak takut bersaing, besides gwe itu have more than just a look, gwe care ama pasien, takin' responsible ma kerjaan gwe.... uhm...... ngapain juga yeah gwe ngebanding2in ma orang..... as if i don't have any particular thing to do?
Monday, July 26, 2004
tetap ketik MODEL(spasi)NONI okay! ^_^
Judisium day !
So tugas gwe hari ini adalah menemani achiet wherever she goes (to ease her pain)
Tadinya seh ga tegang2 amat, ampe jam 11 dan anggota kelompok gw cuman 1 orang yang baru dateng. . . .mulai cemas deh.
Dah gitu pas ketemu mereka malah gwe disalah2in lagi "koq ga ada yg ngasitau tempatnya diganti?"
Padahal gw dah niat tuh nyari2 mereka. . . . tauk deh....anak2 kelompok gw actually menyenangkan klo buat becanda, hanya dalam situasi tertentu suka menyebalkan (karena gw suka merasa dikambing hitamkan, padahal kan gw gak ambisius --cuman rajin & ada kemauan).
Eniwei, sedih dan lega setelah tau hasilnya.
Sedih karena cman 3 orang dari klompok qta yang lulus A1, sisanya ter-eliminasi.
Filia ga aman di Anak, Achiet+Iwan gak lulus IPD, wiwid juga i think.
Kelompok gw jadi pecah deh.... dan nebeng2 klompok orang sekarang.
Now I know we won't be the same.
Gw+iki masi bareng di klompok helda+kakang.
Ami ikut klompok richard.
Tapi dia bilang mau cuti dulu, iyalah. . . . kan dia abis merit, kalo gw pake cuti dulu nungguin anak2 yang ujian susulan bisa gak ada kerjaan.
(terimakasih untuk kalian yang telah mengirimkan sms sehingga gwe bisa aman masuk A2 dan tidak ter-eliminasi. ketik MODEL (spasi) NONI untuk tetap mengirimkan dukungan :)
So tugas gwe hari ini adalah menemani achiet wherever she goes (to ease her pain)
Then ke premier with filia + hasjim. (which is a big mistake for me)
karena hasjim terus2an nanyain gw soal P-guy itu, yang sekarang sama A-girl (and i know it before he told me).
Dan dia me-reveal soal gwe + P itu depan filia ( Duh! dasar cowo tidak sensitif! itu kan sangat tidak nyaman buat cewe-nya! *arrrrgggghhhhh!* )
Udah gw kasitau dia (to shut up his mouth) tapi dia masih nanya2 soal yang laen, sampe akhirnya dia mengajukan stupid questions such as " gue ga percaya kenapa seh elo tetep jomLo, brp banyak cowo yg elo tolak sejak semester 1 ?"
Ternyata anak2 cewe yang laen juga would hear the answer from me..... but u know what..... akan gw bikin mereka penasaran.
So it will be just among me and "cowo2 yang gw anggap teman" :)
I didn't know that....
Kemaren pulang konser nginep di rumah oma ,dan gak dibukain pintu
gwe bilang aja, maybe sort of 'stylish' kalo liat kamus (not really sure either) Tus mengalir deh percakapan, ternyata dia sama2 pengen buka butik juga kaya gwe, dia ambil sastra, (salah jurusan juga kah?) dia nanya2 bout kecengan gwe, gwe punya pacar / ngga? Actually aneh juga kalo gwe ditanya hal2 begitu sama cewe, tapi gwe jawab ajalah. Then she told me she just broke up with her boyfren, dan dia bilang last time she had sex with her boyfren and they didn't wearin' condom? Poknya sounds complicated me . . . .but I try to understand her, besides it has something to do with my job rite? Tus dia nanya2 apakah gwe orang yang mandiri, kemana2 nyetir sendiri ? (loh apa hubungannya mandiri sama nyetir yea?) Bottom line, gwe jadi ngerasa klo gwe tuh a very lucky girl. I'm covered with so many good friends, and a rarely feel lonely, raised up in a good family, and the most important thing .... I will always have my God. Sumtimes if I feel lonely, but I know I never alone.
I didn't know that I should've grateful for evrything happened in my life
(padahal gwe bawa konci)
It was an accident -not in purpose-
Sepertinya smua orang kelelahan & gak ada yang denger gw ngetok2 jadinya
Biarpun gwe dah denger2 hal2 indah tetep insomnia deh....
Tau neh nowadays gwe insomnia mulu.... dulu2 padahal dah sembuh....
Maybe karena gwe in love (?) maybe karena gwe kinda worry bout Judisium ntar senen.
On a way home, gw sempetin maen internet ke rental and this is I like to tell u
Gwe pake nick [sTyLisSim0] tadinya tus this girl ask me what its means...
Thursday, July 22, 2004
Misi SB4 completed.
(actually not really...rencananya tuh mao ngasi berri juice+ngasi pinjem kaset, tapi karena gw begitu terpana ngeliat dia baru bangun tidur - and still handsome - gw cuman ngasi tupperwarenya then mengucapkan several stupid sentences, then pegi lagi)
-_-
kata dave sih gpp, dia juga suka begitu.
Emangnya cewe ga bole salting?
Did I mention he's so gorgeous?
(kalo diliat di kamus oxford, artinya giving pleasure, very attactive , just exactly the word to describe him i think :-)
He has such a beautiful face...(buat cowo bole juga kan pake kata itu?)
Dan dengan suaranya yang rendah (juga agak bindeng - eh,dia flu jg ky gwe :) he zed 'thanx banget yeah'
(or sumthin' like that lah, ga terlalu nyimak, karena gw agak2 mau pingsan sbnrnya)
Lalu supposed gw registrasi ulang ke DU, yang ternyata struk bayarannya mesti beli di mesko
Lalu supposed gw registrasi ulang ke DU, yang ternyata struk bayarannya mesti beli di mesko
*bete*
Untung ketemu helda + achiet, jadi meskipun gagal bayar registrasi bisa jalan2 ke BIP, then in the middle of it, he send me msg, askin' gi ngap? '
Untung ketemu helda + achiet, jadi meskipun gagal bayar registrasi bisa jalan2 ke BIP, then in the middle of it, he send me msg, askin' gi ngap? '
Then waktu lagi makan di popeye's dia sms lg.
Ternyata...dia cman nanya mao balikin tupper-nya gimana, karena dia mo ke Jkt (again?)
Ternyata...dia cman nanya mao balikin tupper-nya gimana, karena dia mo ke Jkt (again?)
*Aduh, gwe ini koq ge-er skali ye*
Jd nasib tupper itu sekarang ada di Jkt & somebody take good care of it (andai gw bs jd tupperware itu ... :-)
Eniwei, inbox gw jd pnuh with his name ^_^ (dasar ce, gitu aja bikin bahagia) what can I say. . . I'm just a simple kind of person whom easy to please
Dya think I was humiliating myself ?
Dya think I was humiliating myself ?
I mean... pertamanya gwe pikir juga agre banget ya jadi cewe (biarpun gw cman ngasi makanan- besides dia kan lagi sakit, waktu gwe sakit ada mamah yang bliin bubur etc, tp kalo anak kos, sapa yg mao merhatiin, kalo bukan gwe :)
On second thought, he has to know that i care for him, rite?
Otherwise, gw kali yg bakal nyesel (sometimes...in the future)
Sperti junet bilang (quote dari LOTR) harus menyesal krn sesuatu yg kita lakukan, bukan menyesal krn sesuatu yg tidak kita lakukan (cieh)
Sperti junet bilang (quote dari LOTR) harus menyesal krn sesuatu yg kita lakukan, bukan menyesal krn sesuatu yg tidak kita lakukan (cieh)
Sunday, June 27, 2004
abuLia (menjelang ujian)
JaDi beKu......
salah pake CAPS, tapi jadi luchu juga..........L** reply my e-mail & dingiiiinnn bangeeettt.....
jadi don't know what to do in this way , maybe dibiarkan saja sampe dia lupa (?) *sigh*
biarpun dia bilang (or we say nulis....)
Icky (-partner responsi-) bilang style baju gwe mulai membosankan, suru blanja (i wish, tapi sibuk banget) pengen seh bli sendal utk liburan............. sumday, around next week maybe (?)
Dapet pasien Peri apnea (brenti nafas) mendekati saat-saat pulang jaga dari RSUB (mana harus ngumpul untuk rehearse ujian lage) then jadinya ambu (kasi CPR) about 30 minutes.....
salah pake CAPS, tapi jadi luchu juga..........L** reply my e-mail & dingiiiinnn bangeeettt.....
jadi don't know what to do in this way , maybe dibiarkan saja sampe dia lupa (?) *sigh*
biarpun dia bilang (or we say nulis....)
'gwe ga berubah apa2, masi nungguin elo'
Tapi... rasanya i'd better kalo he wrote more about his real feelings?
(tau ah, cape. . . abis ngerjain responsi RS daerah buat senen)
Icky (-partner responsi-) bilang style baju gwe mulai membosankan, suru blanja (i wish, tapi sibuk banget) pengen seh bli sendal utk liburan............. sumday, around next week maybe (?)
Have i told u L** mirip P** in sort of things? such as kalo lagi ngegombal.... lalu how they treat girls (tukang tepe maksudnya)
Dapet pasien Peri apnea (brenti nafas) mendekati saat-saat pulang jaga dari RSUB (mana harus ngumpul untuk rehearse ujian lage) then jadinya ambu (kasi CPR) about 30 minutes.....
Katat icky (+gwe, saling menghibur each other) itung-itung ngumpulin pahala utk ujian
*Amin !*
Lalu gwe mesti seangkot ama cewe yang manja banget w/ her boyfre, (kayanya seh lagi sakit, still.... bikin sirik org aja ! )
Laper..... cape.... ngantuk..... gak punya pacar........abuLia menjelang ujian (tidak beriLmu)
Gwe berharap Tuhan baek aja ma gwe, dan menghitung amal2an yang gwe kumpulin slama di Bagian Anak......
*sigh*
Lalu gwe mesti seangkot ama cewe yang manja banget w/ her boyfre, (kayanya seh lagi sakit, still.... bikin sirik org aja ! )
Laper..... cape.... ngantuk..... gak punya pacar........abuLia menjelang ujian (tidak beriLmu)
Gwe berharap Tuhan baek aja ma gwe, dan menghitung amal2an yang gwe kumpulin slama di Bagian Anak......
*sigh*
Saturday, June 26, 2004
just don't feel well today
Prasaan gwe rada gak enak nowadays.... and i just don't know why (?)
Probably krn faktor external, one of them , gwe sedang tidak get along with girls di kelompok kecil satu lage.
Somehow gwe lagi males aja bareng ma mereka & looks like mereka juga ga butuh-butuh amat ma gwe.
Speakin' of which, F** jadian ma H** dan tadi sepertinya gw tidak merespon dgn baik.
abis mesti gmn lagi? itu kan predictable, just about the time aja.
Or faktor internal, gwe sedang thru' quarter-life crisis (emang ada yeah?)
Dimana gwe melihat orang dimana-mana udah punya pacar, go for a date....actually those such things ain't really matter to me (tapi kenapa akhir-akhir ini gwe jd think it thru' yeah? )
Lalu, ada sikap gwe yg gak asik banget sama L**, when he call me & i don't have time for him
(it must be turn him down .....) sorry for that
Gwe rasa gwe mesti kursus otak kanan (?!) kursus sama peter dong.....
Gw rasa gwe mesti mendekatkan diri sama Tuhan for He always take me the way I am......
Males banget ke Jakarta ntar kawinan ami, sptnya kl gwe ikutan pun gwe bakal ga enjoy deh.
Maybe i just push myself too hard kalo sampe ikutan......
*eeehhhmmmm......*
Then about that boy with beautiful nose, gwe sedang berusaha gak ketemu / think/ gettn' involve with him ( for i don't have any future with him ?)
Tapi tadi ketemu, and my heart beats faster..... and i can see from his face kalo dia juga seneng ktmu gwe ( tapi gwe rasa dia juga tau kalo we never can be together)
Masa gwe masih berkutat sama hal yang kaya gini while temen-temen gwe udah mao pada merit...
Probably krn faktor external, one of them , gwe sedang tidak get along with girls di kelompok kecil satu lage.
Somehow gwe lagi males aja bareng ma mereka & looks like mereka juga ga butuh-butuh amat ma gwe.
Speakin' of which, F** jadian ma H** dan tadi sepertinya gw tidak merespon dgn baik.
abis mesti gmn lagi? itu kan predictable, just about the time aja.
Or faktor internal, gwe sedang thru' quarter-life crisis (emang ada yeah?)
Dimana gwe melihat orang dimana-mana udah punya pacar, go for a date....actually those such things ain't really matter to me (tapi kenapa akhir-akhir ini gwe jd think it thru' yeah? )
Lalu, ada sikap gwe yg gak asik banget sama L**, when he call me & i don't have time for him
(it must be turn him down .....) sorry for that
Gwe rasa gwe mesti kursus otak kanan (?!) kursus sama peter dong.....
Gw rasa gwe mesti mendekatkan diri sama Tuhan for He always take me the way I am......
Males banget ke Jakarta ntar kawinan ami, sptnya kl gwe ikutan pun gwe bakal ga enjoy deh.
Maybe i just push myself too hard kalo sampe ikutan......
*eeehhhmmmm......*
Then about that boy with beautiful nose, gwe sedang berusaha gak ketemu / think/ gettn' involve with him ( for i don't have any future with him ?)
Tapi tadi ketemu, and my heart beats faster..... and i can see from his face kalo dia juga seneng ktmu gwe ( tapi gwe rasa dia juga tau kalo we never can be together)
Masa gwe masih berkutat sama hal yang kaya gini while temen-temen gwe udah mao pada merit...
I should've make my own comittment to myself [konyol ah......]
Right now i really need : a bath, wash my hair, wearin' a comfort pjamas, take time to pray, and convince myself that evrything will be ok (in His time?)
Right now i really need : a bath, wash my hair, wearin' a comfort pjamas, take time to pray, and convince myself that evrything will be ok (in His time?)
Subscribe to:
Posts (Atom)


